Cari obat

  • Telusuri

    Cari berdasarkan nama obat.

MY ACCOUNT


Menkes Apresiasi Penyelenggaraan Baksos Operasi Katarak ke 40.000 Mata

Oleh: admin Tanggal March 26, 2015

Menteri Kesehatan Nila Farid Moeloek, memberikan apresiasi tinggi atas prakarsa dan penyelenggaraan kegiatan Bakti Sosial Operasi Katarak ke 40.000 Mata yang dilakukan bersama oleh RSPAD Gatot Subroto, Perhimpunan Dokter Mata Indonesia (Perdami), dan PT Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul, Tbk (SIDO) di Jakarta, Kamis (20/11/2014).

Menkes menyatakan bahwa gangguan penglihatan dan kebutaan merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat di Indonesia, dan katarak merupakan penyebab utama kebutaan di dunia dan juga di Indonesia.

Menkes menuturkan bahwa katarak merupakan salah satu proses degeneratif, atau dapat dikatakan penyakit yang muncul akibat proses kemunduran fungsi sel tubuh, sehingga sangat dipengaruhi oleh faktor usia. Karena itu, kasus katarak akan meningkat sejalan dengan peningkatan umur harapan hidup masyarakat. Diperkirakan sekitar 50% kebutaan disebabkan oleh katarak

Sementara Direktur Utama PT Sido Muncul Tbk, Irwan Hidayat yang sekaligus mewakili PT Berlico Farma ( anak perusahaan Sido Muncul) menambahkan kegiatan operasi katarak bagi masyarakat miskin telah dilakukan sejak tahun 2011 dan telah dilaksanakan di 27 Propinsi, 200 kota/kabupaten di 215 Rumah Sakit di Tanah Air.

Irwan mengungkapkan, jumlah yang telah dioperasi kerjasama Sido Muncul bersama Perdami pada tahun 2011 sebanyak 6.000 mata, di tahun 2012 ada 12.746 mata, dan di tahun 2013 adalah 13.024 mata.

Sedangkan, pada tahun ini atau sampai pertengahan November 2014, telah mengoperasikan 8.130 mata

Pada kesempatan tersebut dilakukan penandatanganan kerjasama antara PT.Sido Muncul Tbk dengan RSPAD Gatot Subroto yang ditandatangani oleh Direktur Utama PT. Sido Muncul Tbk, Irwan Hidayat dan Kepala Rumah Sakit RSPAD Gatot Subroto, Brigjen. TNI dr. Ponco Agus Prasojo yang berkomitmen untuk bersama-sama melaksanakan operasi katarak 1.000 mata selama tahun 2015.