Berlico Mulia Farma

Tips Mencegah Dampak Buruk Polusi Udara

Sep 20, 2019 11:21 oleh Berlico Content Manager
Kembali ke listing

Saat ini Indonesia sedang mengalami krisis udara bersih. Beberapa faktor yang menyebabkan tingginya polusi udara adalah asap kendaraan, asap pabrik, asap rokok dan karthula (kebakaran hutan dan lahan). Di kota - kota besar seperti Jakarta, kualitas udara sudah dalam kategori tidak sehat. Situs penyedia data polusi udara, www.airvisual.com, mencatat kota Jakarta menjadi kota besar dunia dengan polusi udara terburuk dengan tingkat kualitas udara di angka 170. Di sisi lain, karthula juga melanda di beberapa wilayah Indonesia. Secara keseluruhan BNPB mencatat area terbakar mencapai 328.724 hektare dengan 2.719 titik panas pada periode Januari hingga Agustus 2019. Angka tersebut diperkirakan akan terus bertambah seiring dengan musim kemarau yang belum berakhir dan hujan yang masih belum turun. Imbasnya adalah masyakarat terkena gangguan pada paru-paru, jantung, dan Infeksi Saluran Pernafasan (ISPA), terutama pada kelompok sensitif dengan risiko tinggi.

Untuk menghindari, mencegah, dan mengurangi dampak buruk polusi udara pada kesehatan berikut ini tips yang dapat dilakukan:

  1. Pakai masker saat keluar rumah
    Hal pertama yang perlu diperhatikan adalah selalu memakai masker untuk menghalangi debu polusi udara yang terhirup masuk ke saluran pernapasan. Gunakan masker dengan bahan yang telah terbukti dapat menyaring udara sebaik mungkin, misalnya masker jenis n95.
  2. Bersihkan lantai dari debu dan kotoran tempat tinggal secara berkala
    Bahan kimia dan alergen dari polusi udara bisa terkumpul dan menumpuk menjadi debu di lingkungan maupun di dalam rumah. Cara untuk meminimalisir penyebaran polusi udara ini adalah dengan menggunakan vakum yang mengandung filter high efficiency particulate air (HEPA). Teknologi filter HEPA diklaim mampu membuat bakteri dan alergen lainnya terjebak dalam penghisap debu.
  3. Jaga kelembapan udara di dalam rumah
    Selain menggunakan filter HEPA, kita disarankan untuk menjaga tingkat kelembapan di dalam ruangan rumah atau kantor. Kita bisa menggunakan humidifier untuk melembapkan udara ruangan. Jaga kelembapan udara sekitar 30 hingga 50 persen, kelembapan dengan kadar tersebut dapat membantu mengendalikan alergen dan pemicu penyakit pernapasan lainnya.
  4. Jaga asupan cairan dalam tubuh
    Minum air yang cukup sangat membantu dalam menjaga kelembaban serta membuang racun dari tubuh.
  5. Konsumsi makanan sehat
    Makanan sehat sangat membantu menangkal racun jahat dari polusi udara. Oleh karena itu, konsumsilah makanan sehat, seperti sayur dan buah-buahan yang sarat akan vitamin maupun antioksidan. Contohnya jeruk, lemon, anggur, dan jambu. Sayur dan buah-buahan juga dapat memperkuat sistem imun sehingga tubuh kita mampu melawan racun yang masuk ke dalam tubuh.
  6. Olahraga secara teratur.
    Berolahraga secara teratur dapat meningkatkan daya tahan tubuh. Namun ketika tingkat polusi udara tinggi sebaiknya dilakukan di dalam ruangan (indoor). Jika ingin tetap di luar ruangan maka disarankan olahraga pada saat Car Free Day (CFD) karena udara cenderung lebih bersih.

Penting juga untuk istirahat yang cukup dan bila perlu minum IMUCO. IMUCO adalah suplemen yang terbuat dari ekstrak Echinacea, dapat diminum 3 kali sehari untuk membantu memelihara daya tahan tubuh Anda.

Sumber:

https://www.kompas.com/tren/read/2019/09/06/164244065/diselimuti-kabut-asap-ini-5-cara-lindungi-diri-dari-bahaya-polusi-udara?page=all
http://promkes.kemkes.go.id/?p=7932
https://megapolitan.kompas.com/read/2019/08/28/08513851/polusi-udara-pagi-ini-jakarta-kota-besar-terburuk-sejagat-bekasi-lebih
https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-3253348/tips-dokter-agar-terhindar-dari-bahaya-polusi-udara
https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20190918104533-199-431485/membandingkan-karhutla-di-indonesia-pada-2015-dan-2019
https://health.detik.com/kebugaran/d-4693624/ini-saran-dokter-untuk-warga-dki-yang-mau-olahraga-tanpa-takut-polusi