Berlico Mulia Farma

Tips Mengatasi Penyakit Asam Lambung

Jan 02, 2020 02:04 oleh Berlico Content Manager
Kembali ke listing

Halo sahabat berlico,
Apakah Anda sering merasa mual dan nyeri pada ulu hati? Jika iya, mungkin Anda mengalami gangguan pencernaan yang dikenal dengan penyakit asam lambung alias GERD (gastroesophageal reflux disease). Penyakit ini ditandai oleh munculnya rasa terbakar di dada akibat asam lambung naik ke kerongkongan.

Lambung bertugas memecah makanan yang masuk agar dapat diserap tubuh. Lambung secara otomatis akan menghasilkan asam lambung untuk mempermudah pekerjaannya tersebut. Namun ketika jumlah asam yang dihasilkan malah terlalu banyak hingga naik ke kerongkongan dan memunculkan sensasi rasa terbakar di dada dan tenggorokan (heartburn), artinya otot cincin lambung (sfingter) yang berfungsi sebagai katup penahan asam supaya tetap terus di lambung sudah tidak lagi berfungsi dengan baik. Nah, kondisi inilah yang kemudian menyebabkan Anda mengalami sakit asam lambung atau GERD.

Gejala utama dari penyakit asam lambung adalah rasa seperti terbakar di dada (heartburn), yang bertambah parah setelah makan atau saat berbaring. Gejala ini dapat disertai dengan keluhan gangguan pencernaan lainnya, seperti sering bersendawa, mual, muntah, dan juga dapat menimbulkan keluhan mulut terasa asam.

Bagaimana mengobati penyakit asam lambung?
Mengobati penyakit asam lambung tidak hanya dengan mengonsumsi obat-obatan tetapi juga harus ada usaha untuk memperbaiki pola hidup dan pola makan. Berikut adalah tips mengobati penyakit asam lambung.

  1. Menghindari makanan pemicu dan mengatur porsi makan
    GERD dapat dipicu oleh makanan yang mengandung banyak lemak. Makanan berlemak dicerna lebih lama oleh tubuh sehingga lambung memproduksi asam lambung lebih banyak dan berisiko naik ke kerongkongan. Selain itu, hindari kopi, coklat, alkohol, dan makanan pedas karena berisiko membuat katup kerongkongan bagian bawah menjadi rileks sehingga memudahkan asam lambung naik ke kerongkongan. Selain itu, usahakan makan dengan porsi kecil namun sering dan kunyah perlahan-lahan.
  2. Kebiasaan yang tidak sehat
    Merokok dan kebiasaan langsung berbaring setelah makan merupakan beberapa hal yang dapat menyebabkan asam lambung naik ke kerongkongan. Karena itu, penting untuk menghindari kebiasaan tersebut guna mencegah munculnya penyakit asam lambung. Beri jeda waktu setidaknya 3 jam untuk berbaring setelah makan.
  3. Tidak memakai pakaian yang ketat di bagian perut
    Hindari mengenakan pakaian yang ketat di bagian perut, karena dapat menekan lambung sehingga menyebabkan isi lambung naik ke kerongkongan dan muntah. Agar lebih aman, gunakanlah pakaian yang longgar.
  4. Tidak melakukan gerakan yang mungkin menekan perut
    Tentu saja Anda tetap harus berolahraga agar selalu sehat. Namun, hindari melakukan gerakan yang mungkin memberi tekanan pada lambung, misalnya melompat atau bergoyang-goyang. Waktu olahraga pun harus diperhatikan, jangan melakukannya ketika baru selesai makan. Berikan jeda waktu sekitar 2-4 jam setelah selesai makan.
  5. Tidur yang cukup
    Refluks asam lambung dapat terpicu apabila tubuh Anda memproduksi hormon stres akibat kurang tidur. Jangan abaikan kondisi ini karena bisa menimbulkan komplikasi, menyebabkan penyakit menjadi kronis, dan akhirnya dapat menurunkan kualitas serta angka harapan hidup. Perbaiki pola tidur Anda agar waktu tidur dapat tercukupi.
  6. Tidur dengan posisi kepala dan dada lebih tinggi
    Yang harus dilakukan adalah menaikkan posisi tubuh bagian atas agar lebih tinggi dari tubuh bagian bawah. Tubuh bagian atas yang butuh ditinggikan adalah pinggang ke atas. Jika hanya menambahkan bantal di belakang kepala, biasanya tidak efektif.

Selain memperbaiki pola hidup dan pola makan, konsumsi obat asam lambung seperti Berlosid dan atau Bloxer juga bisa menjadi pilihan yang tepat manakala penyakit asam lambung menyerang. 

BerlosidBerlosid

Berlosid mengandung Aluminum Hydroxide, Magnesium Hydroxide, dan Dimethicone untuk mengurangi gejala-gejala yang ditimbulkan karena kelebihan asam lambung, tukak lambung, gastritis, tukak usus dua belas jari, seperti: mual, nyeri lambung, nyeri ulu hati pada lambung. Tersedia dalam bentuk tablet dan sirup. 


Bloxer 150Bloxer 300
Bloxer tablet salut selaput yang mengandung Ranitidine Hydrochloride untuk pengobatan jangka pendek tukak usus 12 jari aktif, tukak lambung aktif, mengurangi gejala refluks esophagitis, mengobati keadaan hipersekresi patologis serta terapi pemeliharaan setelah penyembuhan tukak usus 12 jari dan tukak lambung.

Salam,
Sahabat Berlico

Sumber:
https://hellosehat.com/pusat-kesehatan/gangguan-pencernaan/gastritis/obat-asam-lambung-gaya-hidup/
https://www.alodokter.com/penyakit-asam-lambung
https://www.alodokter.com/cara-mengobati-asam-lambung-di-rumah