Berlico Mulia Farma

Menjaga Kesehatan Pencernaan Saat Puasa Ramadhan

Apr 30, 2019 11:08 oleh Berlico Content Manager
Kembali ke listing

Berlico

Tidak terasa kita akan kembali memasuki bulan puasa, bulan suci ramadhan. Banyak keutamaan dalam bulan ini, diantaranya adalah dilipatgandakannya pahala amal ibadah dan diampuninya dosa-dosa. Tentu kita tidak ingin melewatinya dengan sia-sia, namun untuk melewatinya bukanlah perkara mudah karena banyak sekali tantangan yang harus kita hadapi.

Salah satu tantangan dalam melaksanakan puasa ramadhan adalah penyakit maag. Sakit maag merupakan salah satu gangguan atau penyakit di dalam saluran pencernaan, khususnya lambung. Gejalanya berupa rasa nyeri ulu hati, mual-muntah, rasa panas di dada, sebah, sendawa berlebihan, dan kurang nafsu makan. Gangguan ini biasanya disebabkan oleh beberapa hal, seperti adanya pengeluaran asam lambung yang berlebihan, akibat pertahanan dinding lambung yang lemah dan infeksi.

Supaya kita terhindar dari penyakit maag saat puasa ramadhan, berikut adalah beberapa tips menjaga kesehatan pencernaan saat puasa ramadhan.

  1. Makan Sahur
    Makan sahur merupakan anjuran dari Rasulullah SAW karena terdapat berkah di dalamnya. Mengonsumsi makanan yang kaya serat seperti biji-bijian, sayuran, kacang polong, dan buah-buahan dapat memelihara pencernaan tubuh agar tetap sehat. Supaya tenaga dan energi lebih tahan lama, sebaiknya makan sahur diujung waktu atau mendekati waktu subuh. Jangan lupa minum air putih minimal 8 gelas supaya tidak mengalami dehidrasi. Berhubung saat puasa, minum 2 gelas air saat sahur, 4 gelas air setelah ibadah tarawih, dan terakhir 2 gelas sebelum atau sesudah sahur. Dengan cara seperti itu, Anda akan tetap terhidrasi dan terhindar dari masalah pencernaan.
  2. Sebaiknya Hindari Tidur Langsung Setelah Sahur
    Tidur setelah makan membuat sistem pencernaan kesulitan mencerna makanan yang masuk. Apabila makanan tidak tercerna dengan baik, lambung akan secara otomatis meningkatkan produksi asam lambung untuk mempercepat prosesnya. Asam lambung yang naik bisa menyebabkan perut mulas, nyeri ulu hati, dan sensasi panas perih seperti terbakar pada dada hingga tenggorokan. Untuk menghindari hal tersebut maka sebaiknya makan sahur tidak terlalu banyak dan mengisi kegiatan setelah sahur seperti membaca Al-Quran dan mengikuti pengajian di masjid.
  3. Menyegerakan Berbuka
    Setelah seharian beraktivitas dengan perut kosong, maka setelah adzan maghrib berkumandang segeralah berbuka puasa jangan menunda-nunda. Dianjurkan makan buah kurma yang mengandung karbohidrat sederhana. Bagi yang memiliki masalah pencernaan seperti maag, sebaiknya hindari berbuka dengan air es dan minuman bersoda karena membuat perut kembung dan meningkatkan asam lambung. Ketika berbuka sebaiknya makan secara bertahap agar pencernaan tidak kaget dan bekerja dengan berat.
  4. Mengendalikan Stres dan Nafsu
    Stres dapat memicu produksi asam lambung sehingga memicu gangguan maag. Stres dalam pekerjaan salah satunya. Manajemen stres yang baik dapat mencegah gangguan maag.
  5. Batasi Makanan Berlemak
    Salah satu cara untuk menjaga pencernaan sehat saat puasa adalah dengan membatasi asupan makanan berlemak saat sahur dan berbuka. Secara umum, makanan berlemak cenderung memperlambat proses pencernaan makanan. Semakin lama berada di dalam perut, semakin banyak pula asam lambung yang akan dihasilkan untuk membantu mencerna makanan tersebut. Akibatnya, asam lambung ini akan terus naik hingga menyebabkan maag.
  6. Namun Jika Terlanjur Terkena Maag Segera Minum Berlosid
    BerlosidBerlosid
    Berlosid mengandung Aluminum Hydroxide, Magnesium Hydroxide, dan Dimethicone yang efektif mengurangi gejala-gejala yang ditimbulkan karena kelebihan asam lambung, tukak lambung, tukak usus dua belas jari, seperti : mual, nyeri ulu hati pada lambung. Saat berpuasa, bisa diminum sebelum sahur, sebelum berbuka dan sebelum (menjelang) tidur di malam hari. Baca aturan pakai dan bila sakit berlanjut hubungi dokter.

Sumber:
https://hellosehat.com/pusat-kesehatan/puasa-ramadhan/5-tips-menjaga-kesehatan-pencernaan-selama-puasa/
http://mitrakeluarga.com/pdf/emagazine/19_41_lebih-sehat-saat-puasa.pdf
http://www.tribunnews.com/tribunners/2018/09/25/alasan-kenapa-stres-bisa-sebabkan-asam-lambung.
https://health.detik.com/berita-detikhealth/d-4463665/makan-teratur-tapi-asam-lambung-naik-hati-hati-disebabkan-stres