Berlico Mulia Farma

Tips Mencegah Penyakit Jantung

Sep 25, 2019 11:49 oleh Berlico Content Manager
Kembali ke listing

Penyakit jantung dan pembuluh darah (kardiovaskuler) merupakan masalah kesehatan utama di negara maju maupun negara berkembang. Penyakit jantung banyak terjadi karena pola hidup yang tidak sehat. Kegiatan seperti merokok dan mengkonsumsi makanan cepat saji adalah beberapa penyebab penyakit jantung. Namun tidak sedikit juga yang memang terlahir dengan keadaan jantung lemah atau kelainan jantung. Maka dari itu, sayangilah jantung anda dengan berhenti melakukan kegiatan-kegiatan yang dapat mengganggu kesehatan jantung dan lakukanlah beberapa tips berikut ini:

  1. Berolahraga
    Banyak sekali manfaat dari berolahraga bagi kesehatan tubuh kita. Selain menjaga stamina dan membuat tubuh tetap bugar, olahraga juga berguna untuk menjaga jantung kita tetap sehat. Tidak perlu olahraga yang berat, cukup dengan berjalan kaki atau lari-lari kecil. Jikalau anda hobi bersepeda,itu dapat menjadi alternatif untuk menjaga jantung tetap sehat. Lakukan secara rutin kegiatan berolahraga anda untuk menjaga kesehatan jantung.
  2. Tertawa
    Tertawa merupakan kegiatan yang sering kita lakukan setiap harinya. Penelitian menyebutkan bahwa tertawa dapat membuat pembuluh darah lebih besar dan memungkinkan peningkatan aliran darah dan mengurangi tekanan darah. Mengagumkan bukan, kegiatan kecil seperti tertawa dapat membuat jantung kita tetap sehat.
  3. Hindari Merokok
    Dilihat dari sudut pandang manapun, merokok bukanlah kegiatan yang menyehatkan. Selain pemborosan, merokok juga dapat menyebabkan bebagai macam penyakit seperti kanker, serangan jantung, impotensi dan gangguan kehamilan dan janin. Sudah jelas, merokok adalah kegiatan yang harus anda hindari jika menginginkan jantung yang sehat.
  4. Jauhi Makanan Berlemak
    Makanan berlemak dapat memicu naiknya kolesterol yang akan berdampak buruk bagi jantung. Penumpukan lemak yang terjadi juga dapat menyebabkan penyakit jantung koroner yang berbahaya. Sebisa mungkin hindari konsumsi makanan berlemak secara berlebihan.
  5. Hentikan Konsumsi Makanan Cepat Saji
    Makanan cepat saji banyak mengandung lemak jenuh, bahan pengawet dan penguat rasa. Makanan cepat saji tidak hanya dapat menganggu kesehatan jantung tapi juga dapat menyebabkan banyak penyakit serta menyebabkan obesitas.
  6. Jaga Kestabilan Berat Badan
    Berat badan berlebih atau biasa dikenal dengan nama obesitas merupakan salah satu pemicu dari banyak gangguan kesehatan. Salah satunya adalah penyakit jantung. Selain itu, obesitas juga dapat memicu penyakit berbahaya lain seperti diabetes dan darah tinggi. Untuk kesehatan jantung, menjaga kestabilan berat badan agar tidak berlebihan adalah hal yang penting.
  7. Relaksasi
    Melakukan relaksasi secara rutin setiap hari dapat menurunkan tekanan darah dan hormon stress yang bisa membuat kesehatan jantung terganggu. Rehat sejenak dari kegiatan anda lalu tarik napas panjang dan buat tubuh anda rileks.
  8. Mengkonsumsi Buah Anggur dan Sayuran Hijau
    Buah anggur dan sayuran hijau mengandung zat antioksidan yang berfungsi untuk melindungi pembuluh darah di jantung serta membantu mencegah pembentukan penggumpalan darah. Selain untuk menjaga kesehatan jantung, sayuran hijau pun berguna untuk pencegahan penyakit diabetes. Konsumsi secara rutin anggur dan sayuran hijau untuk kesehatan jantung anda.
  9. Waktu Tidur Malam Yang Cukup
    Kadang kala, kesibukan pekerjaan atau hal-hal lain menyebabkan kita tidak mendapatkan waktu tidur malam yang cukup. Kurangnya waktu tidur malam dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah, hormon stress, dan peningkatan berat badan. Semua faktor tersebut dapat menyebabkan peningkatan resiko terkena jantung koroner. Maka dari itu cukupkanlah tidur malam anda.
  10. Kontrol Tekanan darah Anda secara berkala.
    Upayakan tekanan darah dalam batas normal (normotensi) yakni berkisar 120/80mmHg.

Hipertensi merupakan salah satu penyakit kardiovaskuler  yang paling umum dan paling banyak disandang masyarakat. Hipertensi menjadi penyebab kematian nomor satu di dunia setiap tahunnya. Data World Health Organization (WHO) tahun 2015 menunjukkan sekitar 1,13 Miliar orang di dunia menyandang hipertensi, artinya 1 dari 3 orang di dunia terdiagnosis hipertensi. Jumlah penyandang hipertensi terus meningkat setiap tahunnya, diperkirakan pada tahun 2025 akan ada 1,5 Miliar orang yang terkena hipertensi, dan diperkirakan setiap tahunnya 9,4 juta orang meninggal akibat hipertensi dan komplikasinya.

Kendalikan hipertensi dengan Licodipin – 5 dan Licodipin – 10. Licodipin merupakan kaplet yang mengandung amlodipine yang diindikasikan untuk pengobatan hipertensi dan dapat digunakan sebagai obat tunggal untuk mengontrol tekanan darah. Pasien-pasien yang tidak terkontrol dengan baik bila hanya menggunakan obat antihipertensi tunggal dapat memperoleh manfaat dengan penambahan amlodipine, yang diberikan dalam kombinasi dengan diuretik thiazida, inhibitor β-adrenoseptor, atau inhibitor angiotensin-converting enzyme. Amlodipine juga diindikasikan untuk pengobatan lini pertama iskemia miokardium baik yang disebabkan oleh obstruksi menetap (angina stabil) dan/atau vasospasme/vasokonstriksi (angina Prinzmetal atau angina varian) dari pembuluh darah koroner.

 

“Jagalah kesehatan jantung untuk hidup yang sehat dan lebih baik hingga hari tua.”

Sumber:
http://www.depkes.go.id/development/site/depkes/index.php?cid=1-16101100007&id=cegah-diri-dari-penyakit-jantung.html
http://www.kemkes.go.id/development/site/depkes/pdf.php?id=1-15112600007
http://www.depkes.go.id/article/view/19051700002/hipertensi-penyakit-paling-banyak-diidap-masyarakat.html