Berlico Mulia Farma

Halo sahabat berlico,

Apakah Anda mudah lelah saat sedang beraktivitas? Hati-hati, bisa jadi itu pertanda Anda kekurangan zat besi. Zat besi merupakan salah satu mineral penting bagi tubuh. Zat besi merupakan komponen utama hemoglobin dalam sel darah merah, yang berfungsi mengikat oksigen untuk diedarkan ke seluruh tubuh. Kekurangan zat besi tidak hanya membuat tubuh lemas, mudah lelah, tetapi juga lebih rentan terserang penyakit, karena zat besi juga berperan dalam sistem imunitas tubuh. Kondisi kekurangan zat besi ini dalam istilah medis disebut sebagai anemia defisiensi besi.

Ada berbagai hal yang dapat menyebabkan anemia defisiensi besi. Penyebabnya bisa bersifat sementara, seperti misalnya saat hamil. Namun, ada juga penyebab yang berasal dari tubuh itu sendiri, misalnya karena sebuah kelainan yang membuat tubuh kesulitan menyerap zat besi, seperti penyakit crohn dan celiac.

Anemia defisiensi besi yang tidak tertangani dalam jangka waktu lama dapat menimbulkan komplikasi yang membahayakan hingga memicu kardiomegali (pembesaran/pembengkakan jantung). Jika dialami oleh wanita hamil, komplikasi yang timbul dari anemia defisiensi besi adalah kelahiran prematur pada bayi. Sementara itu, anemia defisiensi besi pada bayi dan anak-anak, dapat mempengaruhi pertumbuhannya dan rentan terkena infeksi.

Oleh sebab itu penting untuk mengetahui tanda-tanda dan gejala kekurangan zat besi. Berikut adalah beberapa gejala kekurangan zat besi yang paling umum:

  1. Mudah lelah
    Orang yang mengalami kekurangan zat besi biasanya sering merasa lesu, lelah, dan sulit fokus. Walaupun hal ini juga bisa disebabkan karena kecapekan, tapi ini juga bisa menjadi pertanda bahwa tubuh Anda tidak memiliki cukup hemoglobin. Hemoglobin itu sendiri adalah suatu protein yang ditemukan dalam sel darah merah, fungsinya untuk membantu membawa oksigen ke seluruh tubuh. Jika kadar hemoglobin dalam tubuh sedikit, maka oksigen yang akan diedarkan ke seluruh tubuh pun juga akan berkurang. Akibatnya, jaringan dan otot-otot tubuh jadi kekurangan energi.
  2. Muka pucat
    Cara termudah untuk mengetahui Anda kekurangan zat besi atau tidak adalah dengan melihat warna bagian dalam kelopak mata bawah. Normalnya, bagian dalam kelopak mata bawah akan tampak merah segar. Namun, jika warnanya cenderung putih pucat, maka bisa jadi Anda mengalami anemia defisiensi besi. Warna merah pada darah Anda dipengaruhi oleh kandungan hemoglobin dalam sel darah merah. Semakin banyak kandungan hemoglobin, semakin cerah dan merah pula warna darahnya. Itulah sebabnya, orang yang sehat memiliki warna kulit yang segar dan kemerahan karena dipenuhi oleh hemoglobin dalam darah. Sebaliknya, kekurangan zat besi membuat tubuh Anda tampak pucat. Tidak hanya pada kulit, kondisi ini juga bisa terjadi pada wajah, gusi, bagian dalam bibir, bagian dalam kelopak mata bawah, bahkan kuku.
  3. Sakit kepala dan pusing
    Meskipun ada banyak penyebab sakit kepala, salah satunya juga bisa disebabkan karena kekurangan zat besi. Gejala ini memang tidak sering muncul seperti gejala lainnya. Akan tetapi, sakit kepala akibat kekurangan zat besi biasanya disertai dengan pusing dan mata berkunang-kunang. Hal ini disebabkan rendahnya kadar hemoglobin sehingga kadar oksigen di otak juga rendah.
  4. Jantung berdebar-debar
    Saat Anda mengalami kekurangan zat besi, kadar hemoglobin yang rendah membuat jantung harus bekerja keras untuk membawa oksigen ke seluruh tubuh. Akibatnya, jantung Anda akan berdetak tidak teratur dan sangat cepat. Pada kasus yang ekstrem, kondisi ini dapat menyebabkan pembesaran jantung hingga gagal jantung. Namun, hal ini biasanya terjadi pada orang yang mengalami kekurangan zat besi dalam waktu yang lama.
  5. Rambut rontok
    Rambut rontok saat keramas atau menyisir memang hal yang wajar terjadi. Jika ini terjadi secara berlebihan, bisa jadi Anda kekurangan zat besi. Lagi-lagi, hal ini ada hubungannya dengan rendahnya pasokan oksigen akibat menipisnya kadar hemoglobin dalam darah. Dalam hal ini, folikel rambutlah yang mengalami kekurangan oksigen. Itulah mengapa, rambut jadi mudah rontok, bahkan sulit tumbuh sampai tubuh Anda mendapatkan asupan zat besi yang cukup.
  6. Lidah bengkak
    Berkurangnya suplai oksigen karena kekurangan zat besi pada tubuh dapat membuat otot-otot, termasuk lidah, menjadi bengkak dan terasa nyeri. Selain itu, bagian sisi mulut juga akan tampak pecah-pecah. Begitu juga warna lidah akan tampak pucat, karena warna lidah dipengaruhi oleh sel darah merah.
  7. Sering mengalami infeksi
    Seseorang yang kekurangan zat besi lebih rentan terkena infeksi. Hal ini karena zat besi menjadi bagian penting dalam sistem imunitas atau daya tahan tubuh, juga sebagai penyokong pembentukan sel darah putih yang berfungsi memerangi infeksi yang menyerang tubuh.
  8. Kuku berbentuk seperti sendok
    Salah satu gejala defisiensi besi dapat dilihat dengan mudah dari tampilan kuku. Kalau kuku Anda cenderung rapuh dan berbentuk sendok, maka bisa jadi Anda mengalami kekurangan zat besi. Kuku yang berbentuk seperti sendok disebut dengan koilonychia. Kondisi ini biasanya diawali dengan kondisi kuku yang rapuh dan mudah retak. Saat tubuh tidak mendapatkan asupan zat besi, secara perlahan bagian tengah kuku akan menekan ke bawah dan ujung-ujungnya terangkat, membentuk seperti sendok. Namun, hal ini biasanya terjadi pada kasus anemia defisiensi besi yang parah. 

Nah, cara paling mudah yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi gejala anemia tersebut adalah dengan memperbanyak makan makanan yang mengandung zat besi seperti daging merah, ayam, daging ikan, kerang, sayuran dan bila perlu minum Suprabion. Suprabion merupakan suplemen makanan untuk membantu memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral pada keadaan anemia karena kekurangan zat besi. Suprabion mengandung Ferrous Gluconate, Manganese Sulfate, Cupric Sulfate, Vitamin C, Folic Acid, dan Vitamin B-12.

Namun bila gejala yang Anda rasakan terus berlanjut, segera konsultasikan ke dokter.

Salam sehat,

Berlico

Sumber:

https://hellosehat.com/hidup-sehat/tips-sehat/gejala-kekurangan-zat-besi/
https://www.alodokter.com/teliti-lagi-ini-6-tanda-kekurangan-zat-besi